Perbedaan Antara Menulis Akademik Dan Menulis Bisnis

Penulisan akademik bersifat formal, sering menggunakan orang ketiga dan suara pasif. Menulis bisnis kurang formal, lebih langsung dan ringkas, menggunakan suara aktif.
Kalimat panjang baik-baik saja dalam penulisan akademis, tetapi sangat rumit dalam penulisan bisnis.
Siswa perlu menunjukkan kosakata yang luas sehingga mereka menggunakan kata-kata yang rumit dan kalimat yang panjang. Penulis bisnis harus menyampaikan ide-ide mereka dengan cepat, sehingga mereka menggunakan kata-kata sederhana dan kalimat pendek.

Mari kita lihat perbedaan-perbedaan ini secara lebih rinci:

Siswa menulis untuk menunjukkan pembelajaran!
Sekolah, kampus, dan universitas ada untuk berbagi pengetahuan dan membantu siswa melakukan hal yang sama. Tulisan yang dihasilkan siswa dalam lingkungan akademik dapat digambarkan sebagai “menulis untuk menunjukkan apa yang telah Anda pelajari.”

Siswa menulis untuk berdiskusi dan mengeksplorasi topik yang berbeda, untuk berdebat kasus, untuk menunjukkan apa yang telah mereka pelajari kepada guru dan profesor. Mereka perlu membuktikan bahwa mereka dapat memikirkan dan menerapkan apa yang mereka pelajari. Siswa perlu meyakinkan pembaca tentang teori tertentu atau mengembangkan informasi yang diperoleh dari penelitian.

Tulisan yang diberikan siswa kepada instruktur atau profesor menunjukkan bagaimana pikiran mereka bekerja, seberapa banyak yang mereka ketahui, dan apa yang mereka pikirkan dan rasakan tentang topik-topik tertentu.

Dalam penulisan akademik, siswa menulis untuk menunjukkan pembelajaran, mengesankan!

Penulis bisnis menulis untuk menyelesaikan sesuatu!
Di dunia bisnis, kami menulis untuk berbagi informasi, untuk menyelesaikan masalah, untuk mengusulkan strategi baru, untuk menegosiasikan kontrak, untuk melaporkan kemajuan kepada para pemangku kepentingan, dll.

Ketika kita menulis dalam bisnis – kepada manajer, karyawan, pelanggan, vendor, pemangku kepentingan, dll – kita perlu memberikan informasi yang jelas dan menjelaskan apa yang kita inginkan atau apa yang kita ingin orang lain lakukan. Penulis bisnis sering merekomendasikan tindakan khusus kepada pembaca mereka. Oleh karena itu, menulis dalam konteks bisnis dapat digambarkan sebagai “menulis untuk dilakukan.”

Dalam bisnis, kita perlu menyelesaikan sesuatu dengan cepat, jadi kita perlu mengekspresikan diri kita dengan jelas! Kejelasan adalah kunci dan ini harus menjadi fokus utama dalam semua penulisan bisnis.

Dalam penulisan bisnis, kami menulis untuk menyelesaikan sesuatu – untuk mengekspresikan!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *